Dewan Komisaris

Dewan Komisaris

 

Fareeda Ali Abulfath.jpg

Fareeda Ali Abulfath
Komisaris Utama

Warga Negara Qatar, 57 tahun. Berdomisili di Doha, Qatar. Memperoleh gelar Bachelor of Business Administration in Accounting dari Qatar University (1990), dan gelar Master of Business Administration in Financial Management dari Wales University dan Manchester Business School, Inggris (1995). 

Berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Juni 2019, diangkat sebagai Komisaris Utama Bank, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 17 Juli 2019. 

Berbagai posisi yang telah dijabat sepanjang kariernya antara lain sebagai Akuntan di Qatar University (1980-1989), Credit Manager di Commercial Bank of Qatar (1989-1996), kemudian dari 1996 hingga sekarang, bekerja di Qatar National Bank (Q.P.S.C.) (“QNB Group”) dengan posisi terakhir sebagai Group Chief Credit Officer.

Selain itu, juga menjabat sebagai Direktur dan Wakil Ketua di QNB Financial Services, Doha, Qatar (2012–sekarang), sebagai Direktur di Commercial Bank International di Dubai (2012–sekarang) dan sebelumnya sebagai Direktur di QNB Al Ahli, Kairo, Mesir (2017–2019).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya ataupun anggota Direksi, namun berafiliasi dengan pemegang saham pengendali utama Bank, yaitu Qatar National Bank (Q.P.S.C.).

 

Khalid Ahmad KH A Al-Sada.png

Khalid Ahmed KH A Al-Sada
Komisaris

Warga Negara Qatar, 42 tahun. Berdomisili di Doha, Qatar. Memperoleh gelar Diploma dari Institute of Administrative Development bidang Operasional Perbankan, Qatar (2004), dan High Performance Board Programme dari IMD (2016). 

Diangkat sebagai Komisaris Bank berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Juni 2019, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 11 Oktober 2019. Selain menjabat sebagai Komisaris Bank, juga diangkat menjadi anggota Komite Pemantau  Risiko Bank, dengan periode jabatan berakhir pada tahun 2021.

Memulai kariernya di Divisi Ritel dari Qatar Islamic Bank (1997–2004). Sejak saat itu, memegang berbagai posisi penting di Qatar National Bank (Q.P.S.C.) (2004–sekarang) dengan posisi terakhir sebagai General Manager – International Business Division.

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya ataupun anggota Direksi, namun berafiliasi dengan pemegang saham pengendali utama Bank, yaitu Qatar National Bank (Q.P.S.C.).

 

Stephen Robert James Holden.png

Stephen Robert James Holden
Komisaris

Warga Negara Inggris, 58 tahun. Berdomisili di Singapura. Memperoleh gelar Bachelor of Science (Economics) dari London School of Economics (1983). 

Berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 10 Juli 2017, diangkat menjadi Komisaris Bank, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 6 Desember 2017. Selain menjabat sebagai Komisaris Bank, juga diangkat menjadi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Bank, dengan masa kerja berakhir pada tahun 2021.

Sejumlah posisi penting di sepanjang kariernya antara lain di Barclays Bank Plc. Inggris, Selandia Baru, dan Zimbabwe (1983–1992), Assistant to Chairman and Chief Executive di London (1992–1994), dan sebagai Investment Banking Director di Barclays Bank Group, BZW Asia Limited, Hong Kong (1994–1998). Selanjutnya, bertugas di Commonwealth Bank di Hong Kong dan Australia (1998–2011), kemudian menjadi EVP–Head of International Business di First Gulf Bank, UEA (2011–2013) dan Country Head di Mashreq Bank di Kuwait (2014–2015). Saat ini juga menjabat sebagai General Manager–Singapura, Qatar National Bank (Q.P.S.C.) (2015–sekarang).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya ataupun anggota Direksi, namun berafiliasi dengan pemegang saham pengendali utama Bank, yaitu Qatar National Bank (Q.P.S.C.).

 

djoko_sarwono.png

Djoko Sarwono
Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, 69 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti, Jakarta (1975), Master in Public Administration (MPA) dari University of Southern California, Los Angeles, AS (1985), serta Doctor of Philosophy in Public Administration (DPA) dari University of Southern California, Los Angeles, California, AS (1989). 

Berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 9 Oktober 2015, diangkat menjadi Komisaris Independen Bank, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 11 November 2015. Selain menjabat sebagai Komisaris Independen Bank, juga ditugaskan sebagai Ketua Komite Audit di Bank, dengan masa kerja efektif dari 2018 hingga 2021.

Jenjang kariernya di bidang perbankan di antaranya sebagai Direktur Eksekutif Kebijakan dan Peraturan Perbankan Bank Indonesia (1999–2001), Kepala Kantor Bank Indonesia–Regional Bandung (2001–2003), Presiden Direktur di Indover Bank, Amsterdam, sementara merangkap sebagai Direktur di Indover Bank, Hong Kong (2003–2006), dan Asisten Gubernur Bank Indonesia (2006–2009). Pada tahun 2010, bergabung dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) sebagai Penasihat Dewan dan menjadi Senior Faculty (2015). Dari tahun 2011 hingga 2014, menjabat Komisaris Utama Pefindo Rating Agency, kemudian menjadi Komisaris Utama PT NISP Asset Management (2013–2014), Wakil Presiden Komisaris PT Aberdeen Asset Management (2014–2015), Komisaris Pefindo Research and Consulting (2014–2015), dan Presiden Komisaris Pefindo Biro Kredit (2014–2017).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, ataupun pemegang saham pengendali utama Bank.

 

suroto_moehadji.png

Suroto Moehadji
Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, 68 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Lulus dengan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Jember, Jawa Timur (1979) dan meraih gelar Master of Business Administration dari Tulane University, New Orleans, AS (1988). 

Pada tahun 2010, diangkat sebagai Komisaris Utama Bank, yang dinyatakan efektif oleh Bank Indonesia pada 7 Juni 2010, kemudian diangkat sebagai Komisaris Independen Bank, berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 24 Juni 2011. Sebagai Komisaris Independen, juga mendapat penugasan sebagai Ketua Komite Remunerasi & Nominasi di Bank dengan masa kerja efektif dari 2018 hingga 2021.

Jenjang kariernya di bidang perbankan dimulai di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak 1979 hingga masa pensiunnya pada 2008. Pernah menjabat sebagai Direktur di PT BNI Nomura Jafco (1991–1994), Komisaris PT Bank Finconesia (2001–2002), Wakil Rektor Universitas Pancasila (2008–2012), dan Dosen Luar Biasa di Universitas Pancasila (2008–2015).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, ataupun pemegang saham pengendali utama Bank.
 

muhammad_anas_malla.png

Muhammad Anas Malla
Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, 62 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti, Jakarta (1989) dan Master of Laws dari Tulane University, New Orleans, AS (1998). 

Berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 16 September 2011, pertama kali diangkat sebagai Komisaris Independen Bank, yang dinyatakan efektif oleh Bank Indonesia pada 24 November 2011. Sebagai Komisaris Independen, juga ditugaskan sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko di Bank dengan masa kerja efektif dari 2018 hingga 2021.

Jenjang kariernya di bidang perbankan dimulai di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Dari tahun 2012 hingga 2013, juga menjabat sebagai Komisaris PT Swadarma Sarana Informatika. Selain menjabat sebagai Komisaris Independen Bank, juga merangkap sebagai Komisaris Utama di PT Swadarma Sarana Informatika sejak 2013 hingga saat ini.

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, ataupun pemegang saham pengendali utama Bank.