Direksi

Direksi

 

Stewart Hall-QNB Indonesia.jpg

Stewart D. Hall
Direktur Utama

Warga Negara Australia, 57 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Memperoleh gelar Sarjana di bidang Akuntansi dan Keuangan dari University of New South Wales, Sydney, Australia (1982). 

Diangkat sebagai Direktur Utama Bank berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 28 Februari 2019, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 3 Mei 2019.

Memulai kariernya di Touche Ross & Co – Chartered Accountants, Sydney, Australia (1983–1985), Fox Associates & Co – Chartered Accountants, London, UK (1985–1986), American Express Bank, New York dan London (1986–1994), serta Standard Chartered Bank di Inggris, Indonesia, Vietnam, dan Korea Selatan (1994–2005). Bergabung dengan Bank Permata Indonesia sebagai Direktur Utama (2005–2009), Standard Chartered Bank di Filipina dan Singapura (2009–2011), Asia Commercial Bank Vietnam (2011–2013), DJM Capital (2013–2017), dan Qatar National Bank Group, Doha (2018–2019).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, ataupun dengan pemegang saham pengendali Bank.

 

Windiartono Tabingin.png

Windiartono Tabingin
Direktur Kepatuhan

Warga Negara Indonesia, 58 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto (1984), serta gelar pascasarjana di bidang Finance dan HRM & Organisational Behaviour dari Rensselaer Polytechnic Institute, Troy, New York (1994). 

Diangkat pertama kali sebagai Direktur Bank berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 29 November 2012, dan dinyatakan efektif oleh Bank Indonesia pada 25 Februari 2013.

Mengawali kariernya di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1986 hingga 2012 dan menempati sejumlah posisi, antara lain Deputi General Manager Divisi SDM (1999 – 2001), Deputi Manager Wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah (2001 – 2002), Deputi Manager Wilayah Semarang – Jawa Tengah (2002 – 2004), Deputi Manager Wilayah Surabaya – Jawa Timur (2004 – 2006), Kepala Divisi Manajemen Risiko (2006 – 2009), Kepala Audit Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (2009 – 2010), Kepala Audit Wilayah Jawa Timur (Januari 2010 – Juni 2010), Kepala Divisi Bisnis Mikro (Juli 2010 – Juni 2012), Kepala Audit Wilayah Jawa Barat (Juli 2012 – Desember 2012) dan Komisaris PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera (Juli 2011 – November 2012). 

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, ataupun dengan pemegang saham pengendali Bank.

 

R. Andi Kartiko Utomo.png

R Andi Kartiko Utomo
Direktur Retail Banking

Warga Negara Indonesia, 54 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Brawijaya, Malang (1989), dan gelar Magister di bidang General Business Management dari IPMI Business School, Jakarta (2009). 

Diangkat sebagai Direktur Bank berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 18 November 2016, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 1 Agustus 2017.

Mengawali kariernya di HM Sampoerna Group (1989–1991), kemudian bekerja di Markplus & Co (1991–1992), Mead Johnson Indonesia (1992–1996), Philip Morris Indonesia (1996–2005), Samsung Corporation (2005–2008), Western Union Company (2008–2014), Blackberry Indonesia (2012–2014), Telkomsel Indonesia (2014–2015). Sebelum menjabat sebagai Direktur Bank, menjabat sebagai Head of e-Banking & Financial Inclusion (2015–2017).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, ataupun dengan pemegang saham pengendali Bank.

 

Adhiputra Tanoyo.png

Adhiputra Tanoyo
Direktur Risiko

Warga Negara Indonesia, 47 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Meraih gelar Master of Science in Financial Economics dari Erasmus Universiteit Rotterdam, Belanda (1998). 

Bergabung dengan Bank pada Juni 2017 dan diangkat sebagai Direktur Bank berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 10 Juli 2017, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 13 September 2017.

Sepanjang kariernya, beliau telah menjabat berbagai posisi, antara lain sebagai Credit Analyst Trainee & Risk Management Syndication Dept., Indover Bank (1996 – 1998), MDP-Personal Banking, Credit & Collection, HSBC (April 2000 – Agustus 2000), Associate Manager – Financial Risk Consulting, Arthur Andersen (2000 – 2002), Manger – Business Risk Consulting, Ernst & Young (2002 – 2004), Vice President – Head of Risk & Policy Adm. Unit, Bank Commonwealth (Juni 2004 – September 2004), Senior Vice President – Head of Risk Management, Bank Mega (2004 – 2009), Executive Director – Head of Risk Management, Bank UOB Indonesia (2009 – 2013), dan Risk Management Director, Bank Commonwealth (2013 – Maret 2017).

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, ataupun dengan pemegang saham pengendali Bank.

 

Leka Madiadipoera.png

Leka Madiadipoera
Direktur Keuangan

Warga Negara Indonesia, 46 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Parahyangan, Bandung (1994), dan MBA dari Faculty of Finance, San Francisco State University, Amerika Serikat (1997). 

Diangkat sebagai Direktur Bank berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 28 Februari 2018, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 30 Oktober 2018.

Memulai kariernya sebagai Financial Analyst, Franklin Templeton, San Mateo, Amerika Serikat (1997–1999), kemudian di Arthur Andersen (1999–2000), HSBC Indonesia (2000–2011), dan PT Bank Permata Tbk (2012–April 2018). 

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, ataupun dengan pemegang saham pengendali Bank.

 

Geoffry Nugraha.png

Geoffry Nugraha
Direktur Corporate & Institution Banking

Warga Negara Indonesia, 48 tahun. Berdomisili di Jakarta, Indonesia. Memperoleh gelar Bachelor of Science in Business Administration di bidang International Business (1994) dan Master in Business Administration di bidang Finance (1995), keduanya dari Hawaii Pacific University, Honolulu, Hawaii, AS. 

Ditunjuk sebagai Direktur Bank berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 28 Juni 2019, dan dinyatakan efektif oleh OJK pada 11 Oktober 2019.

Berpengalaman di berbagai perbankan di Indonesia selama lebih dari 23 tahun  khususnya di area Wholesale Banking. Sebelum bergabung dengan PT Bank QNB Indonesia Tbk, menjabat sebagai Executive Director, Head of Corporate Banking  (2014 - Juni 2019) di PT Bank UOB Indonesia. Sebelumnya, bekerja di PT Bank ANZ Indonesia sebagai Direktur, Head of Corporate & Institutional Banking (2008-2014) dan di Standard Chartered Bank Indonesia sebagai Direktur, Country Head of Transaction Banking  (2006-2008). Selain itu, memperoleh pengalaman luas di Bank HSBC Indonesia (2000-2005), PT Bank Rabobank International Indonesia (1999-2000) dan PT Bank Danamon Indonesia (1996-1999) sebagai Senior Relationship Manager di Commercial Banking and Senior Credit Analyst. 

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, ataupun dengan pemegang saham pengendali Bank.