Bank QNB Indonesia menunjukkan kinerja kuat di 2025
26 Juni 2026 – PT Bank QNB Indonesia Tbk (“Bank”) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 (“Rapat”) di Kantor Pusat. Pada Rapat tersebut, para Pemegang Saham diantaranya menyetujui Laporan Tahunan 2025, penetapan penggunaan laba bersih Bank, dan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris. Rapat dipimpin oleh Muhammad Anas Malla selaku Komisaris Independen Bank dan dihadiri oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta para Pemegang Saham.
Pada 2025, Bank QNB Indonesia menunjukkan kinerja yang solid ditengah gempuran ketidakpastian global dan domestik. Bank mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp50,8 miliar dan membukukan pertumbuhan kredit bersih sebesar 18% secara tahunan (year-on-year/YoY), jauh melampaui rata-rata pertumbuhan kredit industri sekitar 9,6%.
Dana pihak ketiga tercatat tumbuh 11%, sementara total aset mencapai Rp13,2 triliun. Kualitas aset juga membaik dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) bruto menurun menjadi 2,2% dari 2,7% tahun lalu.
Bank QNB Indonesia juga berhasil mempertahankan posisi likuiditas tetap kuat yang ditunjukkan melalui Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) yang masing-masing mencapai 120,0% dan 140,40% - berada di atas batas minimum regulator sebesar 100%.
“Di tengah situasi global dan domestik yang menantang, Bank QNB Indonesia terus menjalankan strateginya secara disiplin dan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Nick Groene, Direktur Utama PT Bank QNB Indonesia Tbk. “Kinerja yang kami capai mencerminkan kuatnya fundamental Bank serta komitmen untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.”
Seiring dengan pencapaian kinerja finansial, sebagai bagian dari perjalanan transformasinya, Bank QNB Indonesia juga terus memperluas solusi digital di berbagai lini organisasi dengan berfokus pada otomasi dan penguatan kapabilitas layanan perbankan digital. Berbagai inisiatif dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah.
Untuk mendukung transformasi tersebut, Bank QNB Indonesia terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia, termasuk melalui berbagai pelatihan terkait akal imitasi (artificial intelligence/AI), guna membekali karyawan dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi perkembangan industri yang begitu pesat, serta mendorong inovasi. Atas upaya tersebut, Bank QNB Indonesia kembali dinobatkan sebagai “HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026” untuk tiga tahun berturut-turut, serta mendapatkan penghargaan pertamanya sebagai “HR Asia People Transformation Awards 2026”.
Pada Rapat ini, para Pemegang Saham menyetujui pengunduran diri Khalid Al-Sada dari jabatannya sebagai Komisaris Bank. Bank menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepemimpinan, arahan, serta kontribusi yang telah diberikan beliau selama masa jabatannya.
Untuk semakin memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung pertumbuhan Bank, Rapat mengusulkan pengangkatan Silas Lee sebagai Komisaris, yang berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dengan pengalaman selama lebih dari 30 tahun, Silas Lee memiliki rekam jejak yang kuat dan keahlian di bidang perbankan korporasi dan investment banking, serta telah memegang berbagai posisi kepemimpinan yang strategis sepanjang karirnya.
